Inilah 13 Jenis Mata Bor dan Fungsinya

Mata bor merupakan alat yang paling tepat untuk membikin lubang yang rapi dan presisi. Dapat diterapkan pada bahan kayu, plastik maupun logam. Banyak ragam dan ukuran lubang yang dapat dijadikan dengan menerapkan bor, akan melainkan dengan memutuskan ukuran lubang dan ragam bahan kita perlu menerapkan mata bor yang pas.

Produk Terkait: https://www.teknikmart.com/power-tools-dan-pengukuran/aksesoris-power-tools/mata-bor-obeng.html

Kecuali itupun ragam bahan pembuat mata bor juga memutuskan kwalitas hasil pelubangan. lebih keras logam pada mata bor akan lebih halus hasil pengeboran.

 

1. Twist Bits

Ukuran mata bor twist bits berdiameter mulai dari 0,002 hingga 3,5 in, atau mulai dari 0,051 hingga 88,9 mm. Untuk panjangnya drill bit sendiri dapat menempuh 25,5 in (650 mm).

Mata bor twist bits adalah ragam mata bor yang paling acap kali diterapkan. Mata bor ini bisa diterapkan pada mesin bor duduk dan juga pada mesin bor tangan/portable.

Dalam penggunaanya mata bor ini bisa diaplikasikan secara vertical ataupun horizontal. Mata bor twist bits diterapkan untuk membikin lubang pada plastik, kayu, logam, dan PCB pada elektronika.

Mata bor twist bits ini sungguh-sungguh gampang di jumpai di kios-kios perlengkapan awam.

 

2. Auger Bit

Mata bor Auger lazimnya sungguh-sungguh panjang dan mempunyai jarak spiral yang lebar. Kecuali untuk membikin lubang, mata bor ini juga umum diterapkan untuk membersihkan ampas kayu pada lubang yang telah di bor.

 

3. Hole Saw Bits

Hole Saw diterapkan untuk membikin lubang tambus pada kayu, lazimnya lubang yang cukup besar. Tak seperti mata bor Forstner yang memangkas habis kayu yang ada di dalam diameter mata bornya, mata bor Hole Saw akan menyisakan potongan kayu didalam casingnya, jadi mata bor ini juga dapat diterapkan untuk membikin lingkaran seperti ban kendaraan beroda empat-mobilan

 

4. Hinge Borring Bit

Diterapkan untuk membikin lubang pada kayu, plastic, acrylic atau material lunak lainnya dengan diameter tertentu, lazimnya diterapkan untuk diameter yang cukup besar dimana telah tak tersedia ukuran diameter mata bor kayu standar. Bisa diterapkan untuk membikin lubang cekung dan lubang tembus. Sisa (wise) dari hasil progres pelubangan menerapkan forsner bit/ hinge borring bit berupa material debu, tak seperti sisa progres hole saw. Umum diterapkan dengan putaran mesin (rpm) yang tinggi hingga sungguh-sungguh tinggi.

 

5. Metal Standar

Diterapkan untuk pengeboran aneka metal seperti plat besi, alumunium, kuningan, plastik, dan acrylic. Mata bor metal masih dibedakan dari ragam material bahan, cuma saja yang awam dipasaran merupakan HSS ( High Speed Steel ) atau HSS-Co ( Cobalt ) meskipun ada type khusus untuk material tertentu. HSS-Co lebih keras ketimbang HSS umum, sehingga dalam penerapan lebih awet dan tentunya dari segi harga lebih mahal dari HSS umum. Mata bor besi standar berbentuk cylinder rata ( straight shank ) yang umum diterapkan pada unit bor tangan, bor duduk atau mesin-mesin metal processing lainnya, wujud yang khusus cuma berbeda pada komponen pangkal, seperti kerucut ( taper shank ) diterapkan layak dengan unit mesin bor atau mesin metal processing lainnya.

 

6. Flat Bit

Diameternya lebih besar ketimbang mata bor kayu standar, formatnya pipih rata (flat). Umum diterapkan untuk pengeboran pada aneka ragam kayu atau material lunak lainya. Kecuali type satu flat bit satu ukuran diameter ada juga type adjustable flat bit, ialah satu flat bit bisa diterapkan untuk bermacam-macam ukuran.Umum diterapkan menerapkan bor tangan manual dengan putaran ( rpm ) yang sungguh-sungguh rendah, tak dianjurkan menerapkan bor tangan / bor listrik.

 

7. Countersink Bits

Mata bor ini diterapkan untuk membikin cekungan pada lubang yang telah di bor dengan tujuan supaya kepala sekrup dapat masuk dan sama rata dengan permukaan kayu. Ada 2 ragam mata bor countersink, yang pertama itu cuma untuk membikin cekungannya saja, jadi sebelumnya mesti di bor secara khusus dulu, dan yang kedua countersink tambahan yang dapat dipasangkan di mata bor kayu umum, jadi pada dikala pengeboran, lantas membikin lubang countersink.

 

8. Mortiser Bit

Mata bor ini di gunakan pada mesin mortising, dan di pakai untuk membikin lubang geser pada kayu.

 

9. Spur Bits

Diketahui sebagai mata bor kayu dengan ujung mata bor runcing pada komponen tengahnya dan pisau pengiris pada komponen kelilingnya. Ujung runcing di tengah berfungsi untuk menjaga supaya mata bor konsisten lurus sehingga lubang yang dibuat presisi

 

10. Chisel Bit

Mata bor ini di pakai pada mesin Hollow chisel mortiser, dan di aplikasikan untuk membikin lubang berbentuk kotak pada matrial kayu.

 

11. Masonry Bits

Dirancang untuk membikin lubang pada tembok, beton atau batu. Diterapkan dengan mesin bor pada setelan martil (gerakan arak bergetar seperti ketukan martil) dan pada ujung mata bor terdapat logam keras sebagai pemotong. Lazimnya tersedia dalam ∅ 4-15mm dan mata bor lebih panjang ketimbang twist bits (300 – 400mm)

 

12. Diamond Drill Bit

Layaknya hole saw, ragam mata bor ini khusus diterapkan untuk membikin lubang pada material kaca, marmer, granit dan kramik lantai. Tersedia bermacam-macam jenis ukuran layak keperluan

 

13. Forster Bit

Mata bor Forstner diterapkan untuk membikin lubang di kayu, bagus lubang tembus atau tak. Lazimnya mata bor ini diterapkan di mesin bor duduk (Drill Press) sebab getarannya yang kuat sehingga susah di stabilkan apabila menerapkan bor tangan.

Produk lainnya ;https://www.teknikmart.com/power-tools-dan-pengukuran/power-tools-listrik/bor-obeng-listrik.html

Untuk memperhatikan bermacam-macam ragam mata bor, kunjungi teknikmart.com. teknikmart.com memasarkan mata bor bermutu dengan varian merk, variasi dan ukuran. Peroleh penawaran harga istimewa cuma di teknikmart.com

Leave a Reply