Peneliti: Cryptocurrency Dapat Membahayakan Bumi

Peneliti: Cryptocurrency Dapat Membahayakan Bumi

blockchain indonesia – Cryptocurrency secara khusus bitcoin sedang meningkat trennya. Sekumpulan peneliti, melewati hasil studinya, menyebut hal ini dapat berbahaya Bumi. Mengapa?

Sebagai mata uang komputerisasi yang mengandalkan listrik, meningkatnya tren bitcoin dapat berbahaya Bumi sebab emisi karbon yang dihasilkannya. Itu ialah resume dari studi yang diterbitkan oleh peneliti dari University of Hawaii.

Emisi karbon disebut timbul saat komputer menjadikan bitcoin baru, dengan mengerjakan software yang memaksa prosesor berprofesi keras dan memakai banyak daya listrik. Tiap transaksi dengan bitcoin juga memakai listrik dalam jumlah besar.

“Kekhawatiran lingkungan kepada pemakaian bitcoin timbul dari jejak karbon yang besar untuk komponen transaksi global yang sungguh-sungguh kecil dan potensi untuk pengunaannya secara lebih luas,” tulis makalah hal yang demikian, pada hari Selasa (30/10/2018) lalu.

Studi hal yang demikian juga menyebut bahwa mata uang komputerisasi ini memakai semacam itu banyak listrik sehingga berpotensi meningkatkan temperatur global sampai 2 derajat Celcius pada tahun 2048.

“Analisa kami memperlihatkan bahwa seandainya tingkat adopsinya meniru teknologi yang diterapkan secara luas, ini bisa menjadikan permintaan listrik yang kapabel menjadikan cukup emisi untuk melebihi 2 derajat Celcius pemanasan global cuma dalam sebagian dekade,” kata para peneliti dalam makalah hal yang demikian.

Kenaikan 2 derajat Celcius ini krusial sebab angka hal yang demikian ialah tolok ukur para ilmuwan dalam memperkirakan perubahan iklim yang akan menyebabkan efek buruk bagi Bumi.

Ini bukan laporan pertama mengenai potensi buruk bitcoin bagi Bumi. Pada Desember 2017 lalu, contohnya, laporan Mother Jones mengatakan bahwa sebuah transaksi bitcoin kapabel menyedot listrik sebesar pemakaian satu rumah dalam seminggu.

 

Baca Juga: bitcoin indonesia