Banyak Pembelajaran, Melainkan Ada Syaratnya Untuk Si Kecil

anak kecil dibimbing

Ada yang mengatakan jikalau umur si kecil-si kecil sebaiknya tak dijejali dengan terlalu banyak pembelajaran atau berita. Sebab itu, ayah dan bunda dianjurkan tak memaksakan si kecil dalam belajar jikalau usianya belum cukup. – http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/30/intip-serunya-acara-fathers-day-di-saint-monica-jakarta-school

Tapi, pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Sebab, psikolog si kecil dan pengajaran Elizabeth Santosa mengatakan, para neuroscientist alias peneliti syaraf mengemukakan bahwa otak si kecil masih kapabel mengabsorpsi pembelajaran atau berita dan tak terbatas.

“Hati-si kecil tak mempunyai batasan kepada berita apa malahan termasuk bahasa,” ujar Elizabeth ketika dijumpai di Jakarta sebagian waktu lalu.

Psikolog dengan sapaan Lizzie itu juga mengatakan bahwa ada kekeliruan pengertian selama ini mengenai kecakapan si kecil mengabsorpsi pembelajaran. Menurutnya, jikalau si kecil menjadi cranky atau murka, itu artinya apa yang diberi telah berlebihan atau butuh rehat, dan suasana belajarnya tak menunjang.

Lizzie beranggapan, si kecil hakekatnya dapat dikasih pembelajaran apa malahan asal dijalankan dengan cara yang luar umum menyenangkan.

“Pengajaran untuk si kecil-si kecil boleh diberi sebanyak-banyaknya dengan suasana yang membikin ia bergembira, butuh rehat, konsistensi dan tak dengan tekanan,” imbuh Lizzie.

Jikalau ada tekanan, seumpama si kecil dimarahi sebab tak dapat, karenanya dia akan stres. Keadaan ini dapat memunculkan mental block dan bingung.