Jam Tangan Kayu Buatan Negeri Dijual hingga Afrika

Tinggal di kaki Gunung Karang, Pandeglang, pasangan suami istri Irsan Nurdiansyah dan Rizki Pebriana sukses membikin jam tangan kayu hingga dipasarkan ke Afrika. Souvenir jam tangan dengan merek Kaywoodwatch milik keduanya pun acap kali dipilih jadi suvenir untuk tetamu dari Korea, Jepang, pun Belanda.

Usaha jam kayu ini berawal tiga tahun lalu. Berakhir pindah dari Bandung dan menjadikan mesin Computer Numerical Control (CNC) untuk program pembuatan jam kayu, mereka mempertimbangkan membikin merek dagang sendiri di Pandeglang.

Tiap pekan, mereka membikin jam tangan kayu sekitar 15 set. Bahan yang dipilih ialah macam kayu Jati, Maple, Eboni, dan Rosewood. Namun, kecuali melaksanakan jam kayu untuk merek sendiri, mereka juga mendapatkan orderan dari perajin jam kayu luar tempat seperti dari Bandung.

Untuk penjualan, keduanya memanfaatkan market place secara online. Pelanggan yang mengorder hampir dari semua tempat pun dari Aceh ke Papua.

Dari penjualan online ini, pengorder juga pun ada yang dari Afrika. Pengorder, rata-rata ialah penghobi jam tangan dari kayu yang kelihatan klasik.

Kaywoodwatch miliknya, berdasarkan Irsan juga acap kali dihasilkan souvenir pejabat yang datang ke Pandeglang. Malah kolektor jam tangan kayu dari Afrika mengorder khusus ke galerinya via orderan online.

“Orderan dari Afrika dari hobbies kolektor jam kayu. Jikalau untuk handycraft dan souvenir hingga ke Korea, Jepang dan Belanda,” kata Rizki menambahkan.

Di Pandeglang sendiri, produk jam tangan kayu ini acap kali dipamerkan sebagai produk UMKM. Keduanya juga mengaku punya reseller bagus perorangan ataupun koperasi untuk mendorong program pemerintah tempat.

Namun, menurutnya jam tangan kayu buatannya menerima pesaing dari produk China. Kebanyakan, produk mereka lebih murah dan dipasarkan di pasar lebih luas. Untuk antisipasi kompetisi, makanya mereka memasarkan menurut orderan. Ini dihasilkan supaya pengorder puas dengan mutu dan layak kemauan.

Untuk dikala ini, penjualan memanfaatkan website Kaywoodwatch atau via Instagram. Kecuali itu, orderan juga kadang timbul di market place pecinta jam tangan dari kayu.